Info

Trend Presentasi Tahun 2016 Yang Perlu Anda Ketahui

Setiap tahunnya selalu bermunculan trend baru yang bisa dilihat pada berbagai bidang, mulai dari fashion, kuliner, hingga teknologi. Dunia presentasi juga memiliki trendnya sendiri yang biasanya akan dicoba untuk dilakukan oleh para presenter untuk keperluan marketing, sosialisasi, pendidikan, dsb.

Bagaimana dengan trend presentasi di tahun 2016? Berikut ini beberapa gaya dan teknik desain presentasi yang diperkirakan akan menjadi trend di tahun 2016:

1. Fotografi Yang Membangun Suasana

Menampilkan gambar-gambar foto secara penuh pada layar yang mewakili pesan dan konten presentasi akan menjadi salah satu andalan para presenter. Hal ini biasanya digunakan untuk membangun suasana di hadapan audiens agar dapat terus fokus dan menikmati presentasi yang disajikan.

2. Presentasi Online

Masih membagikan sejumlah lembar kertas fotokopi dari rekapan isi presentasi kepada para audiens? Sepertinya tahun ini hal tersebut sudah akan dianggap usang. Saat ini, kemungkinan besar semua orang sudah memegang perangkat smartphone di tangannya, sehingga akan terasa lebih mudah dan efisien jika Anda membagikan presentasi Anda dalam bentuk digital. Dengan begitu para audiens dapat membukanya melalui perangkat smartphone, tablet atau komputernya selama mengikuti presentasi Anda.

Anda dapat menyimpan presentasi Anda dalam bentuk PDF lalu mengupload dan membagikannya melalui link cloud sharing (seperti Dropbox, Google Drive, atau iCloud). Atau Anda juga dapat berbagi konten presentasi melalui situs seperti SlideShare, SlideRocket atau Prezi sehingga dapat diakses secara online menggunakan perangkat mobile yang dimiliki para audiens.

3. Bermain Dengan Ilustrasi

Bosan menggunakan foto-foto yang sudah terlalu digunakan para presenter lainnya? Coba gunakan grafis ilustrasi seperti pada presentasi berikut ini.

[slideshare id=1968845&doc=economicsfinal-090908132348-phpapp01]

Gunakan teks yang singkat, lalu pilih ilustrasi yang paling sesuai dengan pesan yang akan disampaikan. Untuk background, Anda cukup menggunakan warna-warna sederhana yang kontras dan selaras dengan ilustrasi yang digunakan.

4. Ilustrasi Kreatif

Sebuah presentasi yang formal tidak lagi mengharuskan Anda menggunakan gaya visual yang formal juga, cobalah lebih kreatif dalam membangun gaya visual. Coba simak presentasi dari salah satu bos Google yang satu ini yang menggunakan gaya coret-coret (doodling) pada presentasinya.

[slideshare id=40175706&doc=howgoogleworksfinal1-141012171037-conversion-gate01]

Presentasi seperti ini memang memberikan kesan yang tidak terlalu serius namun memberikan sentuhan yang lebih personal, menarik dan mudah diingat.

5. Storytelling (Bercerita)

Sudah banyak pernyataan yang menjelaskan bahwa storytelling merupakan teknik paling efektif dalam menyampaikan pesan. Presentasi yang menggunakan teknik storytelling juga lebih diingat oleh para audiens yang menyaksikannya.

Storytelling dapat Anda perkuat saat mengkombinasikannya dengan konten visual. Lihat saja presentasi di bawah ini, yang kesemua isinya menggunakan teknik visual dengan benang merah yang mengarahkan kepada sebuah pesan utama.

[slideshare id=36913987&doc=slidesharesethgodin-140712204335-phpapp01]

6. Desain Flat

Seperti yang sudah populer beberapa waktu belakangan ini, tampilan flat yang mengarah ke konsep minimalis masih dirasakan paling mewakili nuansa modern dan elegan. Seperti yang dapat Anda perhatikan pada presentasi berikut ini yang menggunakan gaya flat minimalis.

[slideshare id=42565694&doc=traveltrendsfinal-141210081852-conversion-gate02]

7. Orisinalitas

Dengan ketersediaan dan fleksibilitas berbagai gaya desain visual saat ini, Anda dapat menggunakan salah satu atau menggabung-gabungkannya menjadi sebuah style sendiri yang paling mewakili identitas diri atau tema isi presentasi. Seperti pada presentasi di bawah ini yang menggunakan gaya yang cukup khas dan memberikan kesan tersendiri. Jika Anda cukup kreatif, Anda dapat memasukkan foto karya pribadi atau coretan dari kertas ke dalam presentasi.

[slideshare id=30676348&doc=velocitythesearchformeaning-140131115849-phpapp02]

8. Penggunaan Tipografi Secara Kreatif

Tipografi atau teknik penggunaan huruf pada desain selain membantu Anda dalam memilih jenis huruf yang tepat, juga akan membantu Anda menyusun tampilan yang memiliki karakter. Presentasi berikut ini menggunakan huruf dengan sangat kreatif dengan tetap mempertahankan isi pesan yang dikandung pada teks itu sendiri.

[slideshare id=15931787&doc=velocitycrap-130110064100-phpapp01]

9. Penggunaan Warna Yang Efektif

Selain gambar dan teks, sebuah pesan dapat diperkuat dengan menggunakan warna-warna tertentu sesuai materi presentasi yang dibuat. Coba simak presentasi berikut ini yang menggunakan warna untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan (slide 16-31).

[slideshare id=17313548&doc=whatwouldstevedo-130318055708-phpapp01]

10. Membangun Konten Sesuai Konteks

Jika presentasi Anda memang dibuat untuk disajikan secara online dan dibuka pada perangkat seperti komputer, tablet atau smartphone. Anda dapat membuatnya secara lebih detil. Namun jika ingin ditampilkan secara langsung di depan audiens, makan presentasi perlu dibuat secara lebih singkat dan sederhana. Bangunlah konten presentasi Anda sesuai dengan konteks penyajian yang dipilih, seperti pada presentasi berikut ini yang memang didesain untuk disajikan secara online.

[slideshare id=5652173&doc=you-suck-at-power-point-jesse-dee-101103032057-phpapp02]

Sumber: http://blog.visme.co/presentation-trends-2016/

, , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply