Info

Menggunakan Warna Dalam Presentasi Secara Tepat

Terkadang, atas nama kreatifitas dan hasrat yang besar untuk membuat sebuah presentasi menjadi menarik, kita menggunakan warna secara bebas dan mencampur-campurnya menjadi seheboh mungkin. Padahal, warna bukanlah sekedar alat untuk mempercantik dan menarik perhatian pada sebuah presentasi. Warna adalah sebuah sarana yang dapat mengarahkan audiens kepada sebuah suasana dan dapat membangun sebuah image (citra bagi para audiens).

warna-dalam-presentasi

Sebagai contoh, jika Anda ingin menyajikan sejumlah pesan yang bersifat motivasi dan membangun semangat, menggunakan warna ungu atau biru tidaklah tepat. Warna yang paling mampu menyajikan suasana penuh semangat adalah kuning atau merah. Sementara itu jika Anda ingin menampilkan sebuah solusi yang bersifat teknis dengan memanfaatkan teknologi terkini, menggunakan kombinasi banyak warna-warni juga bukanlah sebuah pilihan yang tepat. Untuk menyajikan kesan inovasi, masa depan dan kecanggihan teknologi warna putih, abu-abu atau hitam akan terasa lebih tepat.

Perhatikanlah bentuk pesan yang ingin Anda sampaikan, lalu sesuaikan penggunaan warna dalam presentasi dengan efek yang dapat dihasilkannya. Berikut ini sebuah data singkat tentang warna dan efek suasana yang dapat dihasilkannya:

HITAM: Berat, sedih, teknikal, formal, kematian.
COKELAT: Bumi, kesederhanaan, luar ruangan (outdoor).
BIRU: Damai, ketenangan, kepercayaan, percaya diri, keamanan.
UNGU: Kemewahan, kebijaksanaan, spiritual, misteri.
HIJAU: Alam, lingkungan, kesehatan, reptil, serangga.
ABU-ABU: Konservatif, praktikal, handal, keamanan, serius.
MERAH: Passion, sukacita, cinta, kekuatan, hangat, agresi.
ORANYE: Kehangatan, perluasan, flamboyan.
KUNING: Optimisme, kebahagiaan, idealisme, imajinasi.
PUTIH: Kemurnian, penghormatan, bersih, sederhana.

, , , ,

No comments yet.

Leave a Reply