Info

5 Tips Rahasia Public Speaking

Public speaking merupakan skill yang dipelajari oleh banyak orang karena banyaknya aktivitas yang membutuhkan kemampuan tersebut, mulai dari presentasi, mengajar, seminar hingga kampanye politik sekalipun. Agar lebih mudah dalam mempelajari kemampuan public speaking, berikut ini 5 tips rahasia public speaking yang dapat Anda ikuti.

tips-rahasia-public-speaking

1. Pilih Satu Area Atau beberapa Topik Dalam Area Yang Benar-Benar Anda Kuasai

Sejarah pekerjaan Anda dapat membantu Anda untuk memilih area ini. Anda telah mempunyai segudang pengetahuan dan pengalaman. Kumpulkanlah semua bahan atau informasi yang terkait dengan topik yang Anda kuasai. Anda tentu harus mempelajari kembali prinsip-prinsip dasar dari materi yang akan Anda sampaikan kepada calon pendengar Anda.

Sebagai pembicara publik, Anda perlu juga menggali lebih dalam materi yang akan Anda sampaikan sekaligus mempersiapkan diri Anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit. Bila Anda sudah mempersiapkan semua informasi tentang materi yang akan Anda bawakan, Anda bisa lebih tenang membawakan materi tersebut. Di dalam prinsip Sales & Marketing, ada nasihat untuk menguasai produk (sering disebut ‘Product Knowledge’) sebelum Anda menjualnya. Jadi, kuasailah materi yang akan Anda berikan kepada calon pendengar Anda, yang jumlahnya mungkin puluhan atau ratusan orang.

2. Pelajari Ilmu Filsafat

Akan lebih baik bila Anda mengambil kuliah intensif atau kalau waktu mengizinkan, Anda mengambil kuliah di sekolah yang menawarkan mata kuliah Filsafat. Misalnya, Anda dapat belajar di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta atau institusi yang sejenis. Bisa juga Anda memanggil seseorang ke rumah Anda untuk memberikan kuliah Filsafat secara privat.

Yang Anda pelajari sebenarnya bukan seluruh Filsafat. Ini tidak akan pernah selesai Anda pelajari. Yang perlu Anda pelajari adalah Filsafat Dasar, yaitu tema-tema dasar dalam Filsafat, khususnya mempelajari dan mengembangkan ‘inquiring mind’, yaitu menguasai teknik bertanya.

Filsafat, pada dasarnya, adalah ilmu bertanya. Seorang filosof, tulis Jostein Gaarder, penulis buku Sophie’s World, adalah sosok yang memiliki ‘inquiring mind.’ Filosof selalu bertanya. Kalau ia berhenti bertanya, ia bukan lagi filosof.

Mengapa Anda perlu belajar Filsafat? Karena dengan ilmu yang jitu ini Anda sebagai pembicara publik dapat berdiskusi dengan baik dengan calon pendengar Anda, khususnya ketika calon pendengar Anda mengajukan pernyataan-pernyataan di topik yang tidak Anda kuasai. Dengan menggunakan teknik bertanya yang diajarkan di Filsafat, Anda dapat menguji asumsi-asumsi dasar dari pernyataan-pernyataan yang diajukan kepada Anda. Bila asumsi dasar yang diajukan oleh calon penanya lemah, Anda paling tidak bisa selamat dari gempuran pertanyaan yang diajukan kepada Anda.

Selain itu, Filsafat dapat menolong Anda untuk membendung pertanyaan-pertanyaan sulit dengan mengajukan pertanyaan balik. Ibaratnya, Anda membuat serangan balik seperti yang sering dipertontonkan di pertandingan sepak bola. Begitulah Socrates mencecer orang-orang yang mengajukan pertanyaan atau membuat pernyataan kepadanya di zamannya sampai orang tersebut tidak mampu menjawab pertanyaan Socrates karena premis pertanyaan maupun pernyataan mereka tidak kuat. Jadi, Anda tidak harus selalu punya argumentasi kuat untuk membendung pertanyaan-pertanyaan orang lain. Anda cukup mengajukan pertanyaan balik sekalipun Anda sendiri tidak punya jawaban yang pasti terhadap pertanyaan itu.

3. Jadikan Kejujuran Sebagai ‘Trade Mark’ Anda

Artinya, bila Anda tidak tahu menjawab pertanyaan yang berada di luar topik yang Anda kuasai, katakan kepada pendengar Anda bahwa Anda tidak mempunyai ekspertis di bidang itu. Anda tidak perlu takut kalau Anda mengatakan tidak tahu. Pembicara yang baik berani mengatakan bahwa ia tidak tahu. Anda tidak perlu menunjukkan kesan bahwa Anda serba tahu sebab sedikit orang yang mungkin mengetahui segala-galanya.

4. Pelajari Konsep Kebenaran Sedalam Mungkin

Ini bisa Anda mulai dengan mempelajari rahasia-rahasia yang telah terungkap bagi manusia. Baik itu rahasia alam, rahasia manusia bahkan rahasia dari Pencipta. Usahakanlah sedapat mungkin mempelajari semuanya paling tidak membaca buku-buku mengenai rahasia-rahasia tersebut.

Para ahli sudah membukukan rahasia kebenaran yang paling penting untuk diketahui oleh manusia. Itu adalah modal-penting Anda untuk mendasari materi yang akan Anda berikan. Banyak karya-karya tulis merupakan kebenaran-kebenaran turunan atau jabaran dari kebenaran yang telah disingkapkan. Karya-karya Confucius, Lao Tse, Mencius, Plato, dan filosof hebat lainnya secara umum adalah jabaran dari kebenaran yang telah disingkapkan. Bila mungkin, usahakanlah untuk memiliki sistem pemikiran yang konsisten atau ‘worldview’ yang kuat sehingga Anda dapat memberikan arah dari tujuan hidup manusia yang paling tinggi.

5. Pelajari Teknik Public Speaking Dari Berbagai Sumber

Ini merupakan keharusan bagi Anda. Sekalipun Anda sudah bisa berbicara, tetapi untuk menjadi pembicara publik perlu Anda memiliki kemampuan dasar ini. Anda harus membuat investasi untuk menguasai keahlian ini. Di sini Anda belajar bagaimana menggunakan teknik vokal yang bagus, teknik bernafas, teknik menggunakan bahasa tubuh atau bagaimana memilih kata-kata yang bagus bahkan sampai menggunakan humor dalam pembicaraan Anda.

Dengan melakukan 5 tips di atas, Anda akan lebih mudah dalam menguasai kemampuan public speaking. Namun yang pasti, semua kemampuan akan lebih matang jika Anda terus mengasahnya sesering mungkin. Salam presentasi sukses!

, , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply